
BAKTI DESA 2025 BATCH 1 “Manah Sevā Jīvana Utkarṣa”
- Salsa
- July 12, 2026
- 7:19 pm
Bakti Desa merupakan program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM-F Psikologi) di bawah naungan Departemen Sosial Masyarakat yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan. Melalui program kerja Bakti Desa, BEM-F Psikologi mewadahi dan mengajak para mahasiswa khususnya warga kemah untuk meningkatkan rasa kepeduliannya kondisi dan kebutuhan masyarakat. Program Bakti Desa dilaksanakan dalam dua batch secara offline.
Pada batch 1, Bakti Desa diselenggarakan pada hari Minggu, 21 Desember 2025 di Aula Kantor Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Pada kegiatan Bakti Desa tahun ini, kami mengangkat tema filosofis “Manah Sevā Jīvana Utkarṣa” yang bermakna pelayanan tulus pada aspek psikologis demi peningkatan derajat kehidupan, yang bertujuan untuk mensejahterakan dan memajukan kualitas hidup warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini berfokus pada implementasi nilai-nilai psikologi sebagai acuan utama dalam mengintervensi permasalahan sosial, di mana pendekatan ini tidak hanya menyasar bantuan fisik semata, melainkan juga pembangunan mental dan kesejahteraan subjektif untuk menciptakan pemberdayaan warga desa yang berkelanjutan.
Kegiatan ini dimulai dengan briefing panitia yang dilakukan di depan Aquarium Universitas Islam Bandung. Setelah briefing, panitia mulai menyiapkan acara pada pukul 05.00-05.20 WIB. Persiapan yang dilakukan meliputi; 1) menyiapkan kebutuhan barang untuk setiap divisi, 2) plotting kendaraan. Pada pukul 05.30 WIB, panitia mulai perjalanan menuju Kantor Desa Tenjolaya. Panitia tiba di Kantor Desa Tenjolaya pada puku 06.30. Setibanya di lokasi, panitia angkatan 2025 melaksanakan persiapan ujian mentoring BTAQ, sementara panitia lainnya melakukan penataan tempat, pengaturan layout, persiapan alat penunjang kegiatan, konsumsi peserta, serta pelaksanaan gladi kotor pembawa acara (MC).
Pada pukul 08.13 WIB, peserta remaja mulai berdatangan. Proses kedatangan dan pengkondisian berlangsung hingga pukul 09.07 dengan panitia memastikan seluruh peserta diarahkan menuju aula secara tertib dan aman. Setelah seluruh peserta berada di dalam ruangan, acara resmi dibuka oleh MC pada pukul 09.10. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al‑Qur’an pada pukul 09.13 serta menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pukul 09.14 Rangkaian sambutan dimulai pada pukul 09.16, meliputi sambutan dari Ketua Pelaksana Bakti Desa 2025/2026, Ketua BEM Fakultas Psikologi UNISBA, Dekan Fakultas Psikologi UNISBA yang diwakili oleh DAM Fakultas Psikologi UNISBA, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tenjolaya, Kepala Desa Tenjolaya yang diwakili oleh Bapak Didin Saripudin, S.IP. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama peserta remaja, panitia, ormawa, Ibu Ketua TP PKK dan Kepala Desa Tenjolaya yang mewakili.
Selanjutnya, pembawa acara (MC) memandu kegiatan ice breaking dengan menginstruksikan peserta remaja untuk mencari dan berkumpul dengan jumlah anggota sesuai dengan kata kunci buah yang disebutkan, yaitu “apel” untuk dua orang, “pear” untuk tiga orang, dan “anggur” untuk lima orang.
Acara dilanjutkan dengan sesi “Tapak Mimpi” pada pukul 09.45 di mana peserta remaja diberikan sticky notes dan spidol untuk menuliskan cita-cita atau mimpi yang ingin mereka capai. Selanjutnya, tulisan tersebut ditempelkan pada gambar pohon yang telah disiapkan dan dipasang di tembok oleh panitia.
Kemudian acara dilanjutkan pada sesi pematerian “Sharing Unggal Momen Anu Ngadorong Éling Tur Tekun” yang disampaikan oleh Aliya Hifni Hawa (Mahasiswi Fakultas Psikologi Unisba Semester 5) pada pukul 09.50, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, peserta yang bertanya mendapatkan hadiah. Setelah sesi tanya jawab, peserta dipersilakan untuk berdiri guna memberikan ruang bagi panitia dalam melakukan perubahan setting kursi.
Selanjutnya, peserta dan panitia duduk di lantai untuk melanjutkan kegiatan pada sesi pembuatan bag charm. Panitia yang bertugas sebagai fasilitator mengarahkan peserta untuk membentuk lingkaran yang masing-masing terdiri atas lima orang dengan satu fasilitator. Fasilitator kemudian memberikan penjelasan dan tutorial mengenai cara merangkai bag charm. Kegiatan pembuatan bag charm dimulai pada pukul 10.40-11.18 WIB. Setelah selesai merangkai bag charm, peserta diarahkan oleh pembawa acara (MC) untuk menyampaikan kesan selama proses pembuatan serta menjelaskan filosofi dari bag charm yang telah dibuatnya.
Sesi pembuatan bag charm diakhiri dengan kegiatan dokumentasi berupa foto bersama antara peserta remaja dan panitia sambil menunjukkan bag charm yang telah dibuat. Selanjutnya, acara ditutup oleh pembawa acara (MC) pada pukul 10.28 dan akan dilanjutkan kembali setelah pelaksanaan salat Zuhur dengan sesi pematerian untuk ibu-ibu.
Pada pukul 12.59 peserta ibu-ibu mulai berdatangan untuk melakukan registrasi. Acara kemudian dibuka oleh pembawa acara (MC) pada pukul 13.29 WIB. Selanjutnya, MC memandu kegiatan ice breaking “Tunjukkan Ekspresi Terbaik”, di mana peserta diberikan kertas origami oleh panitia untuk menutupi wajah selama musik dimainkan. Ketika musik dihentikan, peserta diminta untuk membuka kertas tersebut dan menampilkan ekspresi wajah yang lucu. Peserta dengan ekspresi paling lucu mendapatkan hadiah. Pematerian diakhiri dengan dokumentasi penyerahan sertifikat pemateri yang diberikan oleh Ketua Pelaksana Bakti Desa 2025/2026.
Kemudian, pada pukul 13.38 WIB, acara beralih pada pematerian ibu-ibu yang disampaikan oleh Dr. Yunita Sari, M.Psi., Psikolog (Dosen Fakultas Psikologi Unisba). Materi yang disampaikan adalah “Ibu Dengar, Ibu Jaga, Ibu Dukung: Komunikasi Cinta Ibu-Remaja sebagai Sarana Pencegahan Nikah Dini”. Selama pematerian, terdapat roleplay adegan berkomunikasi antara ibu dan anak versi positif dan negatif. Bagi peserta yang mendalami perannya dalam berakting mendapatkan hadiah. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri. Pemateri memberikan hadiah pada peserta ibu-ibu yang telah bertanya. Pematerian diakhiri dengan dokumentasi penyerahan sertifikat pemateri yang diberikan oleh Ketua Pelaksana Bakti Desa 2025/2026.
Setelah sesi tanya jawab, acara dilanjutkan dengan sesi “Membuat Kerajinan Bersama Ibu-ibu” pada 14.38 WIB. Peserta dipersilakan untuk mengubah setting tempat duduk dengan membentuk lingkaran serta berkelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang. Setiap kelompok ibu-ibu didampingi oleh fasilitator yang memberikan tutorial pembuatan bunga dari kawat bulu.
Pada pukul 14.41 WIB masing-masing kelompok diminta untuk mengajukan satu karya terbaik yang akan dinilai oleh juri. Selanjutnya, pada sesi pengumuman, setiap kelompok yang telah mengajukan karya terbaik diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Setelah pemberian hadiah, peserta ibu-ibu dipersilakan untuk kembali duduk sesuai dengan setting tempat semula. Pada pukul 15.29 WIB MC memandu sesi penyerahan sertifikat kepada TP PKK dan sertifikat Kepala Desa, yang penerimaannya diwakilkan oleh Ibu Yuli Meilan selaku Ketua TP PKK Desa Tenjolaya sekaligus istri dari Kepala Desa Tenjolaya. Setelah penyerahan sertifikat, MC secara resmi menutup rangkaian acara pada pukul 15.31 WIB.
Selanjutnya, MC memandu sesi dokumentasi foto bersama peserta ibu-ibu dan panitia bakti desa. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi bersalam-salaman antara peserta ibu-ibu dan panitia. Acara selesai pada pukul 15.33 WIB.
Setelah acara selesai, panitia segera mengkondisikan kembali setting tempat agar rapi seperti semula serta mengamankan seluruh peralatan ke dalam kendaraan. Panitia kemudian dipersilakan untuk melaksanakan ISOMA. Kegiatan evaluasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada pukul 16.33 WIB Setelah evaluasi, panitia melakukan dokumentasi foto bersama seluruh panitia dan perwakilan organisasi mahasiswa. Rombongan panitia kemudian bertolak kembali menuju Kampus Utama Universitas Islam Bandung pada pukul 17.20 WIB.





